NEWS
DETAILS
Jumat, 16 Oct 2026 10:09 - Surabaya Honda Community

Pembinaan keselamatan berkendara yang dilakukan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, membuahkan prestasi di tingkat nasional.

Sejumlah prestasi diraih oleh perwakilan sekolah binaan MPM Honda Jatim dalam Cari Aman Academy 2026 yang berlangsung di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, Semarang, pada 6–8 Oktober 2026.

Mahendra Hayu Alfiyansah dari SMAN 1 Sumberpucung, Malang, berhasil meraih Juara 1 kategori Task Force (Guru), sementara Deca Aulia Putri dari SMK Islam Krembung, Sidoarjo, meraih Juara 1 kategori Agent (Siswa).

Selain itu, SMAN 1 Sumberpucung meraih Juara 2 kategori Best School, disusul SMK Islam Krembung yang meraih Juara 3 kategori Best School.

Pada kategori Task Force, Andra Diah dari MPM Surabaya turut meraih Juara 3. Pencapaian tersebut diraih di antara 570 peserta dari 38 sekolah binaan Safety Riding Honda dari berbagai wilayah Indonesia.

Hasil ini menunjukkan bahwa pembinaan keselamatan berkendara yang dilakukan secara berkelanjutan dapat mendorong siswa, guru, dan sekolah untuk berperan aktif dalam menyebarkan budaya berkendara aman.

Mengusung tema “The Next Change Makers, Jago Cari Aman Biar Happy”, Cari Aman Academy 2026 menjadi ajang untuk mengasah pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas peserta dalam menyampaikan pesan keselamatan berkendara.

Para peserta sebelumnya telah mendapatkan pembekalan melalui rangkaian Cari Aman Academy Bootcamp yang dilaksanakan jaringan main dealer Honda di berbagai wilayah pada Agustus–September 2026.

Bagi MPM Honda Jatim, pencapaian tersebut menjadi bagian dari hasil pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan bersama sekolah.

Sebelum mengikuti kompetisi nasional, para pelajar binaan MPM Honda Jatim mendapatkan pembekalan mengenai keselamatan berkendara, termasuk pemahaman materi #Cari_Aman 5P+, kemampuan public speaking, hingga praktik berkendara aman.

Deca Aulia Putri dari SMK Islam Krembung menjadi salah satu peserta yang mengikuti proses pembinaan tersebut.

Dalam kompetisi nasional, ia mampu menunjukkan kemampuan pada aspek Knowledge, Skill, dan Creativity hingga berhasil meraih Juara 1 kategori Agent.

“Awalnya saya ingin belajar berkendara yang benar, tetapi selama mengikuti proses pembinaan saya semakin memahami bahwa pelajar juga bisa menjadi contoh bagi teman-teman di sekitarnya. Pengalaman di Cari Aman Academy membuat saya semakin percaya diri untuk menyampaikan pesan keselamatan berkendara kepada teman-teman di sekolah,” ujar Deca.

Sementara itu, Mahendra Hayu Alfiyansah dari SMAN 1 Sumberpucung berhasil meraih Juara 1 kategori Task Force melalui kemampuan dan perannya dalam mendukung edukasi keselamatan berkendara.

Prestasi tersebut semakin lengkap dengan keberhasilan SMAN 1 Sumberpucung meraih Juara 2 kategori Best School.

Sementara itu, SMK Islam Krembung meraih Juara 3 kategori Best School, memperkuat pencapaian sekolah binaan MPM Honda Jatim dalam mendorong budaya keselamatan berkendara di lingkungan pendidikan.

Suhari, Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim, mengatakan pembinaan keselamatan berkendara di kalangan generasi muda perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pengetahuan dan kebiasaan berkendara aman dapat tumbuh sejak usia sekolah.

“Generasi muda memiliki peran penting dalam membangun budaya keselamatan berkendara. Melalui pembinaan yang dilakukan secara konsisten, kami ingin membekali mereka tidak hanya dengan pengetahuan dan keterampilan berkendara yang aman, tetapi juga kemampuan untuk mengajak lingkungan sekitarnya menerapkan #Cari_Aman. Dengan begitu, pesan keselamatan dapat terus berkembang dari sekolah dan diteruskan kepada masyarakat secara lebih luas,” ujar Suhari.

RELATED
NEWS